Who am I ?

Aku terlahir di tahun 1990, dalam sebuah keluarga sederhana. Ayahku pekerja pabrik, ibuku membesarkanku dan adik-adikku di rumah. Kurasa kami bahagia, kurasa . . .

Aku bersekolah di dekat rumah kontrakan kami, saat itu kuingat masih di taman kanak-kanak (TK) sekitar tahun 1995. Kuingat jelas ibuku menggandengku bersamaan menggendong adikku yang baru berumur 1 tahun. Aku tak menyalahkannya, kondisi ekonomi kami cukup, atau pas? Entahlah.. Aku juga tak menyalahkan Ayahku. Baik, kuterima itu sebagai takdir Allah.

Anak sekecil itu, aku sudah merasakan berbagai kekerasan, baik fisik maupun batin. Ayahku mudah sekali memukulku dengan sabuk kulitnya, sedangkan ibuku kata-kata yang diucapkan selalu mencemooh, bahkan tak ada memori di pikiranku dia memujiku, bahkan sekali saja. Kalian tau apa yang dilakukannya ketika aku rangking 2? Dia pergi ke sekolahku untuk protes, mengapa aku rangking 2, harusnya rangking 1. Apapun yang kulakukan seperti tidak pernah membuatnya puas. Selalu kurang, kurang dan kurang !

Saat SD kelas 1, kami terpaksa pindah di rumah orangtua Ibuku, well, aku memanggilnya Eyang Uti. Ya, nenek kami orang yang cukup, Almarhum Kakek kami dahulu adalah seorang Kapten TNI AD.

Kami diberi bagian dua ruangan kecil, seukuran 3x3 meter kurasa, jadi total 18 meter persegi. Satu difungsikan untuk meletakkan meja belajarku dan barang rumah tangga lainnya, kemudian satu lagi difungsikan sebagai kamar tidur.

Kuingat sejak kelas 3 SD, aku sudah jarang tidur bersama mereka, aku lebih sering tidur bersama nenekku.

Comments